Sabtu, 22 Maret 2014

Sabu dan ekstasi Rp 6,9 miliar gagal diselundupkan ke Indonesia



Sabu dan ekstasi Rp 6,9 miliar gagal diselundupkan ke Indonesia
Sebanyak delapan kasus upaya penyelundupan narkoba melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta digagalkan oleh petugas Bea Cukai selama kurun waktu 25 Februari-17 Maret 2014. Total barang bukti yang diamankan dari pengungkapan tersebut, sebanyak 4.182 gram sabu dan 20 tablet happy five dengan nilai estimasi Rp 6,9 miliar.

Kepala Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta Okto Irianto mengatakan, dari hasil pengungkapan bersama Polres Bandara dan Badan Narkotika Nasional (BNN) diamankan 24 tersangka yang terdiri dari 12 warga negara Indonesia (WNI) dan 12 warga negara asing (WNA).

"Mereka diduga kurir dan penerima barang. Untuk WNA berasal dari Thailand dan Nigeria. Sementara WNI kebanyakan adalah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri yang dimanfaatkan jaringan narkotika Internasional untuk membawa narkoba ke Tanah Air," paparnya, Jumat (21/3).

Menurut Okto, modus yang digunakan pelaku untuk mengirim dan membawa narkotika masih sama seperti sebelumnya, di antaranya disembunyikan di dalam tas ransel, celana dalam, tabung plastik card reader, kotak perhiasan dan majalah.

"Barang-barang haram tersebut dikirim dari Hongkong, China, Kuala Lumpur, India dan Afrika Selatan," ujarnya.

Humas BNN Kombes Pol Sumirat Dwiyanto mengatakan, pelaku dan pengirim narkotika tersebut diduga satu jaringan yan berkaitan dengan pengungkapan kasus sebelumnya. "Kita masih dalami untuk mengungkap jaringan di atasnya," jelasnya.

Menurutnya, sejumlah TKI dari Malaysia dan China juga masih dimanfaatkan jaringan tersebut untuk memuluskan penyelundupan. Tidak hanya dimanfaatkan WNA, bahkan ada juga WNI yang memperdaya mereka.

"Biasanya para TKI dititipin barang untuk dibawakan ke keluarga pelaku di Indonesia, dengan alasan tidak punya biaya untuk pulang. Tetapi ternyata isinya narkotika. Ini juga karena budaya orang Indonesia terlalu ramah membantu orang," ujarnya.
Read More ->>

Polisi Aceh dan teman wanitanya tertangkap bawa sabu



Polisi Aceh dan teman wanitanya tertangkap bawa sabu
- Seorang polisi yang baru bertugas di Polresta Banda Aceh, Briptu Fauzan (26) terjaring razia peredaran senjata ilegal di Bundaran Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (20/3). Dari tangannya disita satu paket sabu bersama alat penghisapnya.

Kala itu Fauzan membawa sabu bersama rekan wanitanya Rusmawan (30) dengan menggunakan mobil BL 756 LJ. Fauzan diketahui baru satu kali masuk kantor dan membolos sebanyak 2 hari setelah dimutasi ke Polresta Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Moffan MK membenarkan Fauzan anggota Polresta Banda Aceh. Katanya, Briptu Fauzan baru bertugas 18 Maret 2014. Sebelumnya dia bertugas di Direktorat Sabhara (Ditsabhara) Polda Aceh.

"Karena kita membutuhkan tambahan anggota, makanya Briptu Fauzan dipindahkan ke Polresta Banda Aceh untuk menghadapi pemilu," kata Moffan, Sabtu (22/3).

Menurutnya, mobil dikemudikan Rusmawan dan Briptu Fauzan duduk di samping. "Hasil tes urine, Briptu Fauzan positif menggunakan narkoba dan teman wanitanya negatif," tuturnya.

Selanjutnya, Fauzan akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Bahkan Moffan menyebut akan menjatuhi hukuman yang berat bahkan bisa jadi berujung pemecatan.

"Dia itu pernah masuk polisi binaan pengaruh narkoba, bisa saja kita akan pecat, karena saya tidak akan mentolerir kalau ada anggota saya terlibat narkoba," tutupnya.
Read More ->>

Sejarah Awal Narkoba


Kurang lebih th. 2000 SM di Samaria dikenal sari bunga opion atau kemudian dikenal opium (candu = papavor somniferitum). Bunga ini tumbuh subur di daerah dataran tinggi di atas ketinggian 500 meter di atas permukaan laut. Penyebaran selanjutnya adalah ke arah India,Cina dan wilayah-wilayah Asia lainnya.
Cina kemudian menjadi tempat yang sangat subur dalam penyebaran candu ini (dimungkinkan karena iklim dan keadaan negeri). Memasuki abad ke XVII masalah candu ini bagi Cina telah menjadi masalah nasional; bahkan di abad XIX terjadi perangcandu dimana akhirnya Cina ditaklukan Inggris dengan harus merelakan Hong Kong.
Tahun 1806 seorang dokter dari Westphalia bernama Friedrich Wilhelim sertuner menemukan modifikasi candu yang dicampur amoniak yang kemudian dikenal sebagai Morphin (diambil dari nama dewa mimpi Yunani yang bernama Morphius).
Tahun 1856 waktu pecah perang saudara di A.S. Morphin ini sangat populer dipergunakan untuk penghilang rasa sakit luka-luka perang sebahagian tahanan-tahanan tersebut "ketagihan" disebut sebagai "penyakit tentara"
Tahun 1874 seorang ahli kimia bernama Alder Wright dari London, merebus cairan morphin dengan asam anhidrat (cairan asam yang ada pada sejenis jamur) Campuran ini membawa efek ketika diuji coba kepada anjing yaitu: anjing tersebut tiarap, ketakutan, mengantuk dan muntah-muntah. Namun tahun 1898 pabrik obat "Bayer" memproduksi obat tersebut dengannama Heroin, sebagai obat resmi penghilang sakit (pain killer).
Tahun 60-an - 70-an pusat penyebaran candu dunia berada pada daerah "Golden Triangle" yaitu Myanmar, Thailand & Laos. Dengan produksi: 700 ribu ton setiap tahun. Juga pada daerah "Golden Crescent" yaitu Pakistan, Iran dan Afganistan dari Golden Crescent menuju Afrika danAmerika.
Selain morphin & heroin adalagi jenis lain yaitu kokain (ery throxylor coca) berasal dari tumbuhan coca yang tumbuh di Peru dan Bolavia. Biasanya digunakan untuk penyembuhan Asma dan TBC.
Di akhir tahun 70-an ketika tingkat tekanan hidup manusia semakin meningkat serta tekhnologi mendukung maka diberilah campuran-campuran khusus agar candu tersebut dapat juga dalam bentuk obat-obatan.
Read More ->>

Macam Macam Narkoba

Macam Narkoba : Ectasy, Inex, Blackheart


Inex, Ecstasy, Blackheart :
Kancing, I, inex.Alladin, electric, gober, butterfly, dll.Cara pakai: Berbentuk pil/kapsul.Dikunyah, dikulum, ditelan dengan air mineral. Harganya sangat mahal sehingga hanya dipakai kelas menengah keatas, executive dll.
Habis pakai:
rasanya gembira terus, maunya tertawa, hal2 yg tidak lucu saja membuat tertawa, energetik.Energik, mata sayu, muka pucat, berkeringat banyak, tidak bisa diam/over acting,tidak bisa tidur
Sakauw :
rasanya gelisah dan tidak bergairah dan tidak energetik sehingga ingin mengkonsumsi lagi.
Akibat :
Kalau dipakai terus menerus juga merusak organ2 tubuh dan juga merusak otak dan syaraf.Syaraf otak rusak, dehidrasi, liver rusak & berfungsi tdiak baik, tulang gigi keropos, jet lag, syaraf mata rusak, paras selalu ketakutan.

Macam Narkoba : Heroin & Opium


Heroin & Opium :
sangat mahal, harganya jutaan, jarang dipakai remaja. Sakauw, Habis pakai dan akibatnya sama dengan Putauw.

Sakauw :
Depresi berat, Rasa lelah berlebihan, Banyak tidur, Mimpi bertambah, Gugup, Ansietas/rasa gelisah, Perasaan curiga.Denyut jantung cepat, Gelisah, Euforia atau rasa gembira berlebihan, Rasa harga diri meningkat, Banyak bicara, Kewaspadaan meningkat, kejang-kejang, Pupil mata melebar, Tekanan darah meningkat, Berkeringat atau rasa dingin, Mual / muntah, Mudah berkelahi dan cepat tersinggung, Gangguan kejiwaan, subarachnoid/otak, Thromboemboli/penyumbatan pembuluh darah, Nystagmus, horisontal/mata bergerak tak terkendali, Distonia (kekakuan) otot leher.Aritmia jantung/gangguan irama jantung, Luka sampai sekat rongga hidung, Hilang nafsu makan, Anemia, berat badan turun
Intisari :
Heroin alias heroisch diambil dari bahasa Jerman (hero). Tahun 70-an heroin menyerbu generasi muda dalam bentuk morfin. Heroin dihasilkan dari getah buah candu. Sekarang, generasi muda kembali diserbu godaan heroin, yang dalam pergaulan dikenal sebagai putauw. Bedanya putauw dihasilkan dari kristalisasi bahan-bahan kimia sintetis, bukan dari getah buah candu. Efeknya lebih dahsyat dan harganya lebih murah. Hal ini juga merupakan godaan berat yang nggak jarang mendorong remaja untuk coba-coba. Nggak ada pemakai yang bisa menghentikan sakauw kecuali dengan mengkonsumsi putau lebih banyak lagi. Begitu terus-menerus hingga pemakai tak punya pilihan lain dan tubuhnya tak mampu menerima lagi. Ketergantungan putauw jelas mimpi buruk. Seseorang bisa melakukan hal-hal nekat jika sakau menyerang. Dengan putauw kamu bisa gembira seketika. Tapi seiring waktu, tubuh terus mentuntut dosis yang lebih banyak. Apa risikonya? Kematian yang mengenaskan menugggu di depan mata. Kandungan aktif heroin : 20 persen, Heroin Hydrichloride: 20 persen, Monoacetyl Morphine: 35 persen, The baine: 15 persen, Papaverine: 10 persen, Noscapine: 5 persen

Macam Narkoba : Shabu-shabu


Shabu-shabu :
Ubas, ss mecin. Gold river, coconut, crystal. shabu2 ini yang sangat mudah didapat dan sangat mudah cara mengkonsumsinya; kelihatannya shabu2 ini memang sengaja disiapkan oleh Kekuatan asing dan Mafia internasional untuk merusak generasi penerus bangsa, bubuk shabu2 yang berbentuk kristal ini sangat mudah didapat dan sangat mudah juga dipakainya, dan pemakainya tidak pernah sakauw atau merasa kesakitan kalau lagi nagih, tetapi bubuk kristal ini sangat jahat karena langsung merusak otak terutama otak yang mengendalikan pernafasan, suatu saat pecandu akan mengeluh sakit asma(sesak nafas) dan lama2 kalau tetap memakai shabu2 akan meninggal begitu saja karena kehabisan nafas, karena syaraf otak yang mengendalikan pernafasan sudah tidak berfungsi, dan tidak ada lagi instruksi untuk bernafas. Setiap hari ada berapa remaja yang meninggal hanya karena keluhan sesak nafas(asma). Cara memakai Kristal ini dibakar lalu dihisap dengan alat khusus yang disebut Bong tetapi anak2 pandai sekali bisa membuat dengan botol apa saja. Dihisap dengan mediator air. Tetapi yang pecancu tidak tahu, didalam tubuh kristal ini mengkristal kembali, sehingga paru2nya bisa berubah menjadi batu mengeras sehingga umumnya keluhan pemakai shabu-shabu adalah sesak nafas. Harga Shabu-bhabu 1 gr - Rp. 200.000,- Jenis Blue Sky yang mahal 1 gr. Rp. 500.000,- 1 gr. bisa untuk 8 orang. Biasanya dipakai 2 kali per minggu. Kristal ini paling banyak digemari karena tidak ada sakauwnya, kalau lagi nagih hanya gelisah, tidak bisa berpikir dan bekerja.
Habis pakai shabu-shabu: Mata bendul ada garis hitam, Badan terasa panas terbakar, sehingga minum terus menerus, dan ke-mana2 selalu membawa botol aqua. Kuat tidak makan dan tidak tidur sampai ber-hari2, ngomong terus tapi suaranya jelas.Bersemangat, gariah seks meningkat, paranoid, tidak bisa diam/tenang, selalu ingin menambah terus, tidak bisa makan, tidak bisa tidur
Pernah dicoba betapa ganasnya kristal ini, ambil daging mentah dan taruh kristal ini diatasnya dan kristal ini bisa menembus masuk kedalam daging ini, bayangkan kristal seperti ini dimasukkan kedalam tubuh.
Akibat :
Merusak organ2 tubuh terutama otak, dan syaraf yang mengatur pernafasan. Banyak yang mati karena sesak nafas, dan tiba2 berhenti bernafas karena syaraf yang mengendalikan pernafasan sudah rusak dan tidak ada lagi instruksi untuk bernafas, sehingga nafasnya putus/berhenti, dan mati.Paranoid, otak suah dipakai berpikir dan konsentrasi, jet lag dan tidak mau makan.Rasa gembira / euforia, Rasa harga diri meningkat, Banyak bicara, Kewaspadaan meningkat, denyut jantung cepat, Pupil mata melebar, Tekanan darah meningkat, berkeringat/rasa dingin, Mual/muntah, (Dalam waktu 1 jam setelah pemakai gelisah),Delirium/kesadaran berubah (pemakai baru, lama, dosis tinggi), Perasaan dikejar-kejar, Perasaan dibicarakan orang, Agresif dan sifat bermusuhan, Rasa gelisah, Tak bisa diam, (Dalam waktu 24 jam).Gangguan irama detak jantung, Perdarahan otak, Hiperpireksia atau syok pada pembuluh darah jantung yang berakibat meninggal
Intisari :
Tahun 1990-an, Indonesia diserbu obat-obatan berbahan dasar amphetamine seperti ekstasi dan shabu. Dalam dunia kedokteran, amphetamine dipakai sebagai obat perangsang. Salah satunya ntuk mengatasi depresi ringan. Oleh umum, ekstasi yang berbahan dasar MDMA (Methylenedioxymethamphetamine) dan shabu dipakai untuk memperoleh rasa gembira dan tidak mengenal lelah. Dan untuk mempertahankan kondisi ini, pemakai akan menambah dosis hingga tanpa disadari sudah melampau batas. Bahayanya, nggak ada yang bisa memastikan apa sisa kandungan obat-obatan tersebut selain amphetamine. Begitu pula risiko atau efek samping apa yang bakal menghadang. Ekstasi dan shabu merangsang sistem saraf pusat (otak) hingga pemakainya tampak tak kehabisan enerji. Jika sedang "on" memang akan terasa enak tapi sesudahnya badan akan terasa letih, depresi berat, lesu, dan yang paling parah ingin mencelakakan diri sendiri dan bunuh diri. Gejala fisik lainnya, pupil akan melebar, tekananan darah meninggi, berkeringat tapi merasa kedinginan, mual atau muntah, dan kesadaran menurun. Sementara ada anggapan shabu bisa mengehntikan kecanduan taerhadap putauw (heroin). Tapi sejauh ini kebenarannya sangat diragukan. Kandungan aktif: 100 persen.

Macam Narkoba : Putauw


Putauw :
Banana, snow white, bubuk putih ini adalah jenis heroin yg paling rendah, mudah didapat dan banyak dipakai remaja. Harganya relatif murah Paket Hemat : Rp. 25.000,-Karena banyak remaja yang terperangkap sebagai pecandu hanya karena diajak teman2nya untuk menghisap dengan hidung rame2. Padahal sesudah memakai cara dihisap terus menerus, Hidung berdarah, Hidung ingusan terus menerus, Pilek terus menerus, sehingga akhirnya remaja/pemakai berganti dengan cara suntik. Cara ini sangat berbahaya, karena bisa terjadi keracunan waktu darah dikeluarkan dan dikocok2 dijarum suntik dicampur putauw, bisa emboli, kemasukan udara dan menyumbat jantung dan jantung tersumbat dan berhenti berdetak, sehingga banyak sekali pecandu suntik putauw ditemukan mati dengan suntikan masih menempel ditangannya. Putauw ini juga jahat sekali karena kebutuhan tubuh 2 kali kelipatan, misalnya mula2 pakai 1 titik, lama2 2 titik, 4, 16, dst sampai mencapai jumlah yang sangat tinggi dan biasanya pecandu mati karena overdosis. Karena bentuknya bubuk putih, sehingga banyak sekali yang dipalsukan, kadang2 dicampur urea, bedak, tepung, obat yang ditumbuk dll. Sehingga banyak sekali penderita Putauw yang keracunan dan mati, badan menggelepar2, kejang2 dan mulut mengeluarkan busa busa.
Habis Pakai Putauw :
Ngelamun, berkhayal,malas ngapa2in, halusinasi, merasa ada orang yg mau menyerangnya, membunuhnya dll. Mata sayu, muka pucat, tidak ada konsentrasi, hidung gatal, mual-mual(bagi pemula), mengantuk, bicara tidak jelas, pendiam, over dosis kalau pakai terlalu banyak.
Intisari :
Putauw adalah derivat dari Heroin alias heroisch diambil dari bahasa Jerman (hero). Tahun 70-an heroin menyerbu generasi muda dalam bentuk morfin. Heroin dihasilkan dari getah buah candu. Sekarang, generasi muda kembali diserbu godaan heroin, yang dalam pergaulan dikenal sebagai putauw. Bedanya putauw dihasilkan dari kristalisasi bahan-bahan kimia sintetis, bukan dari getah buah candu. Efeknya lebih dahsyat dan harganya lebih murah. Hal ini juga merupakan godaan berat yang nggak jarang mendorong remaja untuk coba-coba. Nggak ada pemakai yang bisa menghentikan sakauw kecuali dengan mengkonsumsi putau lebih banyak lagi. Begitu terus-menerus hingga pemakai tak punya pilihan lain dan tubuhnya tak mampu menerima lagi. Ketergantungan putauw jelas mimpi buruk. Seseorang bisa melakukan hal-hal nekat jika sakau menyerang. Dengan putauw kamu bisa gembira seketika. Tapi seiring waktu, tubuh terus mentuntut dosis yang lebih banyak. Apa risikonya? Kematian yang mengenaskan menugggu di depan mata. Kandungan aktif heroin : 20 persen, Heroin Hydrichloride: 20 persen, Monoacetyl Morphine: 35 persen, The baine: 15 persen, Papaverine: 10 persen, Noscapine: 5 persen


Macam Narkoba : Ganja/Cimeng


Ganja/cimeng :
Berbentuk daun-daun kering yang sudah dirajang kering dan ditempatkan (biasanya) dalam sebuah amplop kecil berukuran 25 X 15 cm.Dilinting seperti rokok dan dihisap, dimakan. Banyak dikonsumsi masyarakat, dari remaja sampai rakyat biasa. Mudah didapat dan cara pemakaiannya seperti merokok biasa. Harganya sangat murah : Rp. 10.000,- jadi 4 batang rokok.
Intisari:
Mengandung zat THC (Tetra Hydro Cannabinol) yaitu zat psikoaktif yang berefek halusinasi. Nama lain Mariyuana, Indian Hemp, Rumput, Barang, Gelek, Daun, Hijau, Bang, bunga, Ikat, Labang, cimeng. Akibat penggunaan ganja dalam waktu lama bakal terkena kecanduan yang cukup parah. Kebutuhan narkotika yang tidak terpenuhi akan menimbulkan rasa sakit nagih atau sakau. Selain itu ganja dapat memicu gangguan psikologis berupa kegilaan yang dinamakan skizofrenia. Baik skizofrenia maupun sakau karena nagih ganja sama-sama memiliki gejala awal yang disebut delusi. Delusi di sini ditandai dengan keyakinan yang berlebih bahwa dirinya merupakan perwujudan dari apa saja. Kebanyakan berupa perwujudan benda. Misalnya, ia merasa dirinya adalah patung, ember, sampah, dan lain sebagainya. Aktivitasnya bisa jadi berdiri membisu selama berjam-jam menghadap tembok, menyilet-nyilet tubuh sendiri, membentur-benturkan kepala, dan sebagainya. Oleh karena itu, pemakaian ganja sampai ke tingkat kecanduan di mana terjadi kekacauan fungsi berpikir, berperasaan, dan berperilaku sama saja dengan menalamai gangguan psikologis. Gangguan ini, karena gejalanya sama, bisa mencetuskan skizofrenia atau kegilaan di kalangan orang yang jiwanya labil dan mudah goyah (memiliki faktor predisposisi seperti misalnya kepribadian skizoid). Survey yang pernah ada menyebutkan bahwa umumnya, para penderita skizofrenia sebelumnya sebelumnya adalah pemakai ganja. Akibat lebih jauh, pengguna ganja akan mengalami koma. Kandungan aktif: 100 persen Cannabinoids.

Macam Narkoba : Pil Koplo


Macam2 pil Koplo :
B.K, Lezotan, Magadon, Nipam,dll, pil2 ini sudah beredar sampai desa2 terpencil diseluruh Indonesia. Paling banyak dikonsumsi baik anak2 usia SD, SMP, SMU, Mahasiswa dan juga rakyat golongan menengah kebawah. Harganya sangat murah, 1 strip (10 biji) harganya Rp. 10.000,-, sangat mudah didapat, tetapi pil ini sangat ganas karena membuat orang menderita ketergantungan terus menerus, beringas, maunya berkelahi, Szisoprenia (gila), halusinasi, sehingga nantinya generasi penerus banyak yang menderita gila. Dan pil2 ini sangat mengancam kehidupan masyarakat.
Sakauw Pil2 Koplo :
Gelisah, Emosional, Mata Merah, Uring2an, Keringat Dingin, badan sakit semua.
Habis Pakai Pil2 Koplo :
Ngomong terus, tapi suara tidak jelas seperti orang mabuk, menjadi berani, cepat marah, beringas dan maunya ngajak ribut dan berantem saja.
Akibat :
Organ2 tubuh rusak, terutama otak, dan syaraf. Ketergantungan terus menerus, halusinasi, gila, beringas, emosional, suka berantem dan bikin onar, bikin ribut, karena beringas bisa membunuh orang dengan kepala dingin tanpa sadar, sesudah sadar kita sudah dipenjara.
Jadi kecenderungannya adalah merusak, karena berani kepada orang tua, guru, aparat kepolisian, dan maunya mengajak ribut, bisa menyebabkan perkelahian antar pelajar, antar kelurahan, antar desa dst.
Waktu demo2 peristiwa Semanggi dan pada setiap demo2 mahasiswa, kenapa kita melihat mahasiswa kelakuannya seperti binatang, berani, beringas dan mengamuk membabi buta dan melawan polisi dan tentara seperti orang2 yang tidak terpelajar. Karena ada cerita mahasiswa2 ini selalu diberi pil2 koplo oleh penggeraknya dan pil2 untuk kuda dan mahasiswa2 ini tidak tahu karena disebutnya adalah vitamin2 supaya badannya fit.
Pil2 ini dijadikan alat oleh kekuatan asing yang mau menghancurkan Indonesia. Rakyat berani kepada aparat, sehingga tidak ada hukum, pelajar2 tawuran, perkelahian antar desa, desa2 dibakar, rakyat menjadi pengungsi semua hidup ditenda tenda, nantinya seperti negara2 Afrika, mula2 generasi mudanya dihancurkan dengan narkoba mereka2 dijadikan the killing machine, kemudian perkelahian antar suku, antar agama, dan pembantaian sesama rakyat yang dimulai oleh remaja. Sekarang banyak negara2 di Afrika yang hancur dan rakyatnya miskin dan hidup ditenda-tenda sebagai pengungsi, karena rumahnya dibakar pada perkelahian2 antar suku, ras & agama, terpaksa meninggalkan kampung halamannya.
Read More ->>

Cara mengenali pecandu narkoba


 
Awas, bahaya narkoba mengancam siapa saja. Data dari penilitian dan pengungkapan kasus, mulai dari anak-anak, remaja sampai dewasa banyak yang jadi pengguna narkoba.

Pakar pengobatan narkoba yang menggunakan metode melalui pembenahan syaraf-syaraf otak, Mardan Sadzali mengaku, setiap hari didatangi para pecandu narkoba mulai dari kalangan anak-anak, remaja dan juga orang dewasa.

Para pengguna narkoba, sangat rawan mengalami kerusakan syaraf otaknya. Bahkan bukan cuma itu. Jantung, paru-paru sampai lambung pun, lambat laun bisa bekerja tidak normal. Nah, jika sudah mengalami hal itu, niscaya akan cepat menghadapi kematian,? terang dia.

Lalu bagaimana mengetahui bahwa anggota keluarga jadi pecandu obat terlarang itu? Mardan Sadzali memberikan ciri-ciri yang mudah diketahui pada pecandu narkoba.:
 Pecandu daun ganja : Cenderung lusuh, mata merah, kelopak mata mengattup terus, doyan makan karena perut merasa lapar terus dan suka tertawa jika terlibat pembicaraan lucu.

Pecandu putauw : Sering menyendiri di tempat gelap sambil dengar musik, malas mandi karena kondisi badan selalu kedinginan, badan kurus, layu serta selalu apatis terhadap lawan jenis.

Pecandu inex atau ekstasi : Suka keluar rumah, selalu riang jika mendengar musik house, wajah terlihat lelah, bibir suka pecah-pecah dan badan suka keringatan, sering minder setelah pengaruh inex hilang. 
 
Pecandu sabu-sabu : gampang gelisah dan serba salah melakukan apa saja, jarang mau menatap mata jika diajak bicara, mata sering jelalatan, karakternya dominan curiga, apalagi pada orang yang baru dikenal, badan berkeringat meski berada di dalam ruangan ber-AC, suka marah dan sensitive.

Dari pengalamannya sejak tahun 1995 banyak menolong korban narkoba, Mardan Sadzali, mengaku hanya butuh waktu seminggu agar mereka lepas dari jeratan obat terlarang itu. Metode yang dilakukan pun, tambah dia, tanpa obat dan ramuan. Semuanya dilakukan lewat proses detoksisasi, pembenahan syaraf otak dan mengembalikan fungsi jantung, paru-paru serta hati.
Sebaiknya, korban diobati sedini mungkin, jangan menunggu sampai parah,? ucap pemilik klinik pengobatan narkoba di Jalan Bintara Jalan Raya, Gang Masjid No. 51, Terminal Sumber Arta, Kalimalang, Bekasi.

ciri-ciri yang mudah diketahui pada pemakai narkoba

ciri-ciri yang mudah diketahui pada pemakai narkoba.
- Pecandu putaw- sering menyendiri di tempat gelap sambil dengar musik, malas  mandi karena kondisi badan selalu kedinginan, badan kurus, layu selalu apatis terhadap lawan jenis.
- Pecandu daun ganja- cenderung lusuh, mata merah, kelopak mata selalu mengetup terus, doyan makan karena perut merasa lapar terus dan suka tertawa jika terlibat pembicaraan lucu.
- Pecandu sabu-sabu- gampang gelisah dan serba salah melakukan apa saja, jarang mau menatap mata jika diajak bicara, mata sering jelalatan, karakternya dominan curiga, apalagi pada orang yang baru dikenal, badan berkeringat, meski berada didalam ruangan ber-Ac, suka marah dan sensitive.
- Pecandu Inex atau ekstasi, suka keluar rumah, selalu riang jika mendengar music house, wajah terlihat lelah, bibir suka pecah-pecah dan badan suka berkeringat, sering minder setelah pengaruh inex hilang. ( BNN)
Read More ->>

Jenis Jenis Narkoba

Narkoba dibagi dalam 3 jenis yaitu Narkotika, Psikotropika dan Zat adiktif lainnya. Penjelasan mengenai jenis-jenis narkoba adalah sebagai berikut:
 1.    Narkotika
Menurut Soerdjono Dirjosisworo mengatakan bahwa pengertian narkotika adalah “Zat yang bisa menimbulkan pengaruh tertentu bagi yang  menggunakannya dengan memasukkan kedalam tubuh. Pengaruh tersebut  bisa berupa pembiusan, hilangnya rasa sakit, rangsangan semangat dan halusinasi atau timbulnya khayalan-khayalan. Sifat-sifat tersebut yang  diketahui dan ditemukan dalam dunia medis bertujuan dimanfaatkan bagi  pengobatan dan kepentingan manusia di bidang pembedahan, menghilangkan rasa sakit dan lain-lain.
        Narkotika digolongkan menjadi 3 kelompok yaitu :
  • Narkotika golongan I adalah narkotika yang paling berbahaya. Daya adiktifnya sangat tinggi. Golongan ini digunakan untuk penelitian dan ilmu pengetahuan. Contoh : ganja, heroin, kokain, morfin, dan opium.
  • Narkotika golongan II adalah narkotika yang memiliki daya adiktif kuat, tetapi bermanfaat untuk pengobatan dan penelitian. Contoh : petidin, benzetidin, dan betametadol.
  • Narkotika golongan III adalah narkotika yang memiliki daya adiktif ringan, tetapi bermanfaat untuk pengobatan dan penelitian. Contoh : kodein dan turunannya.
2.      Psikotropika
Psikotopika adalah zat atau obat bukan narkotika, baik alamiah maupun sintesis, yang memiliki khasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas normal dan perilaku. Psikotropika digolongkan lagi menjadi 4 kelompok adalah :
  • Psikotropika golongan I adalah dengan daya adiktif yang sangat kuat, belum diketahui manfaatnya untuk pengobatan dan sedang diteliti khasiatnya. Contoh: MDMA, LSD, STP, dan ekstasi.
  • Psikotropika golongan II adalah psikotropika dengan daya adiktif kuat serta berguna untuk pengobatan dan penelitian. Contoh : amfetamin, metamfetamin, dan metakualon.
  • Psikotropika golongan III adalah psikotropika dengan daya adiksi sedang serta berguna untuk pengobatan dan penelitian. Contoh : lumibal, buprenorsina, dan fleenitrazepam.
  • Psikotropika golongan IV adalah psikotropika yang memiliki daya adiktif ringan serta berguna untuk pengobatan dan penelitian. Contoh : nitrazepam (BK, mogadon, dumolid ) dan diazepam.
3.     Zat adiktif lainnya
Zat adiktif lainnya adalah zat – zat selain narkotika dan psikotropika yang dapat menimbulkan ketergantungan pada pemakainya, diantaranya adalah :
  • Rokok
  • Kelompok alkohol dan minuman lain yang memabukkan dan menimbulkan ketagihan.
  • Thiner dan zat lainnya, seperti lem kayu, penghapus cair dan aseton, cat, bensin yang bila dihirup akan dapat memabukkan (Alifia, 2008). Demikianlah jenis-jenis narkoba, untuk selanjutnya faktor-faktor penyebab penyalahgunaan narkotika.

Faktor Penyebab Penyalahgunaan Narkoba

Faktor penyebab penyalahgunaan narkoba dapat dibagi menjadi dua faktor, yaitu :
  1. Faktor internal yaitu faktor yang berasal dari dalam diri individu seperti kepribadian, kecemasan, dan depresi serta kurangya religiusitas. Kebanyakan penyalahgunaan narkotika dimulai atau terdapat pada masa remaja, sebab remaja yang sedang mengalami perubahan biologik, psikologik maupun sosial yang pesat merupakan individu yang rentan untuk menyalahgunakan obat-obat terlarang ini. Anak atau remaja dengan ciri-ciri tertentu mempunyai risiko lebih besar untuk menjadi penyalahguna narkoba.
  2. Faktor eksternal yaitu faktor yang berasal dari luar individu atau lingkungan seperti keberadaan zat, kondisi keluarga, lemahnya hukum serta pengaruh lingkungan.
Faktor-faktor tersebut diatas memang tidak selau membuat seseorang kelak menjadi penyalahgunaan obat terlarang. Akan tetapi makin banyak faktor-faktor diatas, semakin besar kemungkinan seseorang menjadi penyalahgunaan narkoba. Hal ini harus dipelajari Kasus demi kasus.
Faktor individu, faktor lingkungan keluarga dan teman sebaya/pergaulan tidak selalu sama besar perannya dalam menyebabkan seseorang menyalahgunakan narkoba. Karena faktor pergaulan, bisa saja seorang anak yang berasal dari keluarga yang harmonis dan cukup kominikatif menjadi penyalahgunaan narkoba.
Tanda Gejala Dini Korban Penyalahgunaan Narkoba
Menurut Ami Siamsidar Budiman (2006 : 57–59) tanda awal atau gejala dini dari seseorang yang menjadi korban kecanduan narkoba antara lain :
1.   Tanda-tanda fisik Penyalahgunaan Narkoba
Kesehatan fisik dan penampilan diri menurun dan suhu badan tidak beraturan, jalan sempoyongan, bicara pelo (cadel), apatis (acuh tak acuh), mengantuk, agresif, nafas sesak,denyut jantung dan nadi lambat, kulit teraba dingin, nafas lambat/berhenti, mata dan hidung berair,menguap terus menerus,diare,rasa sakit diseluruh tubuh,takut air sehingga malas mandi,kejang, kesadaran menurun, penampilan tidak sehat,tidak peduli terhadap kesehatan dan kebersihan, gigi tidak terawat dan kropos, terhadap bekas suntikan pada lengan atau bagian tubuh lain (pada pengguna dengan jarum suntik)
2.   Tanda-tanda Penyalahgunaan Narkoba ketika di rumah
Membangkang terhadap teguran orang tua, tidak mau mempedulikan peraturan keluarga, mulai melupakan tanggung jawab rutin di rumah, malas mengurus diri, sering tertidur dan mudah marah, sering berbohong, banyak menghindar pertemuan dengan anggota keluarga lainnya karena takut ketahuan bahwa ia adalah pecandu, bersikap kasar terhadap anggota keluarga lainnya dibandingkan dengan sebelumnya, pola tidur berubah, menghabiskan uang tabungannya dan selalu kehabisan uang, sering mencuri uang dan barang-barang berharga di rumah, sering merongrong keluarganya untuk minta uang dengan berbagai alasan, berubah teman dan jarang mau mengenalkan teman-temannya, sering pulang lewat jam malam dan menginap di rumah teman, sering pergi ke disko, mall atau pesta, bila ditanya sikapnya defensive atau penuh kebencian, sekali-sekali dijumpai dalam keadaan mabuk.
3.   Tanda-tanda Penyalahgunaan Narkoba ketika di sekolah
Prestasi belajar di sekolah tiba-tiba menurun mencolok, perhatian terhadap lingkungan tidak ada, sering kelihatan mengantuk di sekolah, sering keluar dari kelas pada waktu jam pelajaran dengan alasan ke kamar mandi, sering terlambat masuk kelas setelah jam istirahat; mudah tersinggung dan mudah marah di sekolah, sering berbohong, meninggalkan hobi-hobinya yang terdahulu (misalnya kegiatan ekstrakurikuler dan olahraga yang dahulu digemarinya), mengeluh karena menganggap keluarga di rumah tidak memberikan dirinya kebebasan, mulai sering berkumpul dengan anak-anak yang “tidak beres” di sekolah.

Akibat Penyalahgunaan Narkoba Pengertian Narkoba

Penggunaan narkoba dapat menyebabkan efek negatif yang akan menyebabkan gangguan mental dan perilaku, sehingga mengakibatkan terganggunya sistem neuro-transmitter pada susunan saraf pusat di otak. Gangguan pada sistem neuro-transmitter akan mengakibatkan tergangunya fungsi kognitif (alam pikiran), afektif (alam perasaan, mood, atau emosi), psikomotor (perilaku), dan aspek sosial.
Berbagai upaya untuk mengatasi berkembangnya pecandu narkoba telah dilakukan, namun terbentur pada lemahnya hukum. Beberapa bukti lemahnya hukum terhadap narkoba adalah sangat ringan hukuman bagi pengedar dan pecandu, bahkan minuman beralkohol di atas 40 persen (minol 40 persen) banyak diberi kemudahan oleh pemerintah. Sebagai perbandingan, di Malaysia jika kedapatan pengedar atau pecandu membawa dadah 5 gr ke atas maka orang tersebut akan dihukum mati.
Sebenarnya juga tidak sedikit para pengguna narkoba ingin lepas dari dunia hitam ini. Akan tetapi usaha untuk seorang pecandu lepas dari jeratan narkoba tidak semudah yang dibayangkan. Untuk itu katakan Say no to drugs….!!!

Read More ->>

Kamis, 13 Februari 2014

Sistem operasi Dasar

Konsep Dasar Sistem Operasi 

  • 1. Konsep DasarSistem Operasi
  • 2. Konsep Dasar Sistem Operasi Komponen Sistem Operasi Layanan Sistem Operasi System Calls Pemrograman Sistem Struktur sistem Mesin Virtual System Generation Rancangan Sistem
  • 3. Komponen SistemManagemen ProsesManagemen Memori UtamaManagemen BerkasManagemen I/OManagemen Penyimpanan SekunderJaringanSistem ProteksiCommand-Interpreter System
  • 4. Managemen Proses (1) Proses adalah sebuah program yang sedang dijalankan (eksekusi).Suatu proses memerlukan sumber daya pada saat ekesekusi: CPU time, memori, berkas dan peranti I/O
  • 5. Managemen Proses (2)Sistem operasi bertanggung jawab terhadap aktifitas yangberhubungan dengan manajemen proses: Pembuatan dan penghapusan proses Penundaan dan pelanjutan proses Penyedia mekanisme untuk: • Sinkronisasi antar proses • Komunikasi antar proses • Penanganan Deadlock
  • 6. Managemen Memori Utama (1)Memori sebagai tempat penyimpanan instruksi/data dariprogram. Penyimpanan yang cepat sehingga dapat mengimbangi kecepatan eksekusi instruksi CPU Terdiri dari “array words/bytes” yang besar Alamat digunakan untuk mengakses data (shared oleh CPU dan I/O devices)
  • 7. Managemen Memori Utama (2)Umumnya main memory bersifat “volatile” – tidak permanenIsinya akan hilang jika komputer di matikan.Sistem operasi bertanggung jawab untuk aktivitas berikut yangberhubungan dengan manajemen memori: melacak pemakaian memori (siapa dan berapa besar?). memilh program mana yang akan di load ke memori ketika bisa digunakan. alokasi dan dealokasi memori sesuai yang dibutuhkan
  • 8. Managemen File (1)Berkas adalah kumpulan informasi yang berhubungan(sesuai dengan tujuan pembuat berkas tersebut). Biasanyaberkas merepresentasikan program dan data.Sistem operasi bertanggung jawab untuk aktivitas berikutyang berhubungan dengan manajemen berkas: pembuatan dan penghapusan berkas pembuatan dan penghapusan direktori Mendukung primitif untuk manipulasi berkas dan direktori memetakan berkas pada sistem sekunder Backup berkas pada media penyimpanan yang stabil (nonvolatile)
  • 9. Managemen sistem I/OSistem I/O terdiri dari : Sistem buffer : menampung sementara data dari/ke peranti I/O Spooling: melakukan penjadwalan pemakaian I/O sistem supaya lebih efisien (antrian dsb) Antarmuka devices-driver yang umum : menyediakan device driver yang umum sehingga sistem operasi dapat seragam (buka, baca, tulis, tutup) Drivers untuk spesifik perangkat keras : menyediakan driver untuk melakukan operasi rinci/detail untuk perangkat keras tertentu.
  • 10. Manajemen Penyimpanan SekunderPenyimpanan sekunder : Penyimpanan Permanen Karena memori utama bersifat sementara dan kapasitasnya terlalu kecil, maka untuk menyimpan semua data dan program secara permanen, sistem komputer harus menyediakan penyimpanan sekunder untuk dijadikan back-up memori utama.Sistem Operasi bertanggung jawab dalam aktivitas yangberhubungan dengan manajemen penyimpanan sekunder : manajemen ruang kosong alokasi penyimpanan penjadwalan disk
  • 11. Jaringan (Sistem Terdistribusi)Sistem Terdistribusi adalah kumpulan prosesor yang tidakberbagi memori atau clock. Setiap prosesor memilikimemori lokal masing-masing.Prosesor-prosesor dalam sistem terhubung dalam jaringankomunikasi.Sistem terdistribusi menyediakan akses pengguna kebermacam-macam sumber daya. Akses tersebutmenyebabkan : Peningkatan kecepatan kompuatsi peningkatan penyediaan data peningkatan keandalan
  • 12. Sistem ProteksiProteksi berkenaan dengan mekanisme untuk mengontrolakses yang dilakukan oleh program, prosesor, penggunasistem maupun pengguna sumber daya.Mekanisme Proteksi harus : membedakan antara penggunaan yang sah dan yang tidak sah. spesifikasi kontrol untuk di terima menyediakan alat untuk pemberlakuan sistem.
  • 13. Command-Interpreter System (1)Sistem Operasi menunggu instruksi dari pengguna (commanddriven).Program yang membaca instruksi dan mengartikan controlstatements (keinginan pengguna) umumnya disebut: control-card interpreter command-line interpreter UNIX shell.
  • 14. Command-Interpreter System (2) Command-Interpreter System sangat bervariasi dari satu sistem operasi ke sistem operasi yang lain dan disesuaikan dengan tujuan dan teknologi I/O peranti yang ada. Contohnya: CLI, Windows, Pen-based (touch), dan lain-lain.
  • 15. Pelayanan Sistem Operasi(1)Eksekusi program : meload program ke memory danmenjalankannya (run)Operasi I/O : pengguna tidak bisa mengontrol I/O secaralangsung ( untuk efisiensi dan keamanan), sistem harusbisa menyediakan mekanisme utk melakukan operasi I/OManipulasi sistem berkas: membaca, menulis, membuat,dan menghapus file
  • 16. Pelayanan Sistem Operasi (2)Komunikasi : pertukaran informasi, dapat dilaksanakanmelalui shared memory atau message passingDeteksi error : mempertahankan kestabilan denganmendeteksi error (pada CPU, perangkat keras memori, I/O,program pengguna) dan jika bisa, memperbaikinya
  • 17. Pelayanan TambahanLebih diarahkan kepada upaya untuk menjaga efisiensisistem,bukan untuk membantu penggunaAlokasi sumber daya : mengalokasikan sumber dayakepada beberapa pengguna atau tugas yang dijalankanpada saat yang bersamaanAccounting : menentukan berapa banyak dan berapa lamausers menggunakan sumber daya sistemProteksi : menjaga semua akses ke sumber daya sistemterkontrol
  • 18. System calls (3)System calls menyediakan antarmuka antara proses(program yang sedang dijalankan) dan sistem operasi.Biasanya tersedia sebagai instruksi bahasa rakitanBeberapa sistem mengizinkan system calls dibuatlangsung dari bahasa pemrograman tingkat tinggi
  • 19. System Calls (2)Beberapa bahasa pemrograman tingkat tinggi (contoh : C,C++) telah didefenisikan untuk menggantikan bahasarakitan untuk sistem pemrograman
  • 20. System Calls (3)Tiga metode umum yang digunakan dalam memberikanparameter kepada sistem operasi Melalui register Menyimpan parameter dalam blok atau tabel pada memori dan alamat blok tersebut diberikan sebagai parameter dalam register Menyimpan parameter (push) ke dalam stack (oleh program), dan melakukan pop off pada stack (oleh sistim operasi)
  • 21. Memberikan Parameter dalam Tabel Sumber: Silberschatz,et.al, Operating System Concepts, 6th ed, .2003, New York: John Wiley & Son.Inc , page 65
  • 22. Jenis System CallsPengendalian prosesManajemen berkasManajemen PerantiMempertahankan informasiKomunikasi
  • 23. Process Controlselesai, abortLoad, eksekusiMembuat dan mengakhiri prosesMengambil dan mengeset atribut prosesMenunggu waktuWait event, signal eventAlokasi dan pengosongan memori
  • 24. Eksekusi MS-DOSSumber: Silberschatz,et.al, Operating System Concepts, 6th ed, .2003, New York:John Wiley &Son.Inc , page 68
  • 25. UNIX Menjalankan Multiple Program Sumber: Silberschatz,et.al, Operating System Concepts, 6th ed, .2003, New York:John Wiley & Son.Inc , page 69
  • 26. Manajemen BerkasMembuat dan menghapus berkasMembuka dan menutup berkasRead, write, repositionMengambil dan mengeset atribut berkas
  • 27. Manajemen PerantiMeminta peranti, melepaskan perantiRead, write, repositionMengambil dan mengeset atribut peranti
  • 28. Information MaintenanceMengambil dan mengeset waktu dan tanggalMengambil dan mengeset sistem datamengambil proses, berkas atau atribut perantiMengeset proses, berkas atau atribut peranti
  • 29. KomunikasiMenciptakan, menghapus hubungan komunikasiMengirim dan menerima pesanMentransfer status informasiAttach atau detach remote deviceKomunikasi dapat dilakukan melalui message passing ataushared memory
  • 30. Mekanisme KomunikasiSumber: Silberschatz,et.al, Operating System Concepts, 6th e, .2003, New York:John Wiley & Son.Inc ,page 72
  • 31. Pemrograman sistem (1)Pemrograman sistem menyediakan lingkungan yangmemungkinkan pengembangan program dan eksekusiberjalan dengan baikDapat dikategorikan :Manajemen/manipulasi berkas : membuat, menghapus,copy, rename, print, memanipulasi berkas dan direktori
  • 32. Pemrograman Sistem (2)Informasi Status : tanggal, jam, jumlah memori dan diskyang tersedia, jumlah pengguna, dan informasi tentangstatus lainnyaModifikasi Berkas : modifikasi isi berkasMendukung bahasa pemrograman : Kompilator,perakit, interpreter
  • 33. Pemrograman Sistem (3) Loading dan eksekusi program : absolute loaders, relocatable loaders, linkage editors, overlay loaders Komunikasi : menyediakan mekanisme komunikasi antara proses, pengguna, dan sistem komputer yang berbedaSystem program yang paling penting adalah commandinterpreter (mengambil dan menerjemahkan user-specified command selanjutnya)
  • 34. Struktur SistemStruktur SederhanaMetode pendekatan TerlapisMikrokernel
  • 35. Struktur SederhanaDimulai dengan sistem yang kecil, sederhana dan terbataskemudian berkembang dengan cakupan originalStruktur sistem MS-DOS: disusun untuk mendukung fungsi yang banyak padaruang yang kecil
  • 36. Struktur Sistem UNIXTerdiri dari 2 bagian: - Kernel : • antarmuka • device drivers - Program Sistem
  • 37. Pendekatan TerlapisLapisan adalah implementasi dari objek abstrak yangmerupakan enkapsulasi dari data dan operasi yang bisamemanipulasi data tersebutLapisan paling bawah : perangkat kerasLapisan paling atas : antarmuka pengguna
  • 38. Tingkatan Desain Sistem Operasi
  • 39. Pendekatan TerlapisKeuntungan : modularitas mempermudah debug dan verifikasi sistem lapisan pertama bisa didebug tanpa mengganggu sistem yang lainKesulitan : hanya bisa menggunakan lapisan dibawahnya tidak efisien dibandingkan tipe yang lain
  • 40. Mikrokernel (1)Menyusun sistem operasi dengan menghapus semuakomponen yang tidak esensial dari kernel, danmengimplementasikannya sebagai sistem program danlevel penggunaFungsi utama : mendukung fasilitas komunikasi antaraprogram klien dan bermacam-macam layanan yang jugaberjalan di user-space
  • 41. Mikrokernel (2)Keuntungan : ketika layanan baru akan ditambahkan ke user-space, kernel tidak perlu di modif OS lebih mudah ditempatkan pada suatu desain perangkat keras ke desain lainnya mendukung keamanan reliabilitas lebihContoh sistem operasi : Tru64 UNIX, MacOSX, QNX
  • 42. Mesin Virtual (1)Mesin virtual mengambil pendekatan terlapis sebagaikesimpulan logis. Mesin virtual memperlakukanhardware dan sistem operasi seolah-olah berada padalevel yang sama sebagai perangkat keras.Pendekatan Mesin virtual menyediakan sebuahantarmuka yang identik dengan underlying barehardware.Sistem Operasi membuat ilusi dari banyak proses,masing-masing dieksekusi pada prosesornya sendiridengan virtual memorinya sendiri.VM dibuat dengan pembagian sumber daya olehkomputer fisik
  • 43. Mesin virtual (2)Sumber daya dari komputer fisik dibagi untuk membuatVM Penjadwalan CPU bisa menciptakan penampilan seakan – akan pengguna mempunyai prosesor sendiri Spooling dan sistem data bisa menyediakan virtual card readers dan virtual line printers Sebuah time-sharing terminal user yang normal melayani sebagaimana operator konsulatVM software membutuhkan ruang di dalam disk untukmenyediakan memori virtual dan spooling, yaitu sebuahdisk virtual
  • 44. Keuntungan Penggunaan Mesin virtualKeamanan bukanlah masalah VM mempunyai pelindungan lengkap pada berbagai sistem sumber daya Tidak ada pembagian sumber daya secara langsung. Pembagian disk mini dan jaringan diimplementasikan pada perangkat lunakVM sistem adalah kendaraan yang “sempurna” untukpenelitian dan pengembangan sistem operasi Dengan VM perubahan suatu bagian tidak akan mempengaruhi komponen yang lain
  • 45. Kerugian Penggunaan VMVM sulit diimplementasikan karena banyak syarat yangdibutuhkan untuk menyediakan duplikat yang tepat dariunderlying machine Harus punya virtual-user mode dan virtual- monitor mode yang keduanya berjalan di pysical mode. Akibatnya, saat instruksi yang hanya membutuhkan virtual monitor mode dijalankan, register berubah dan bisa berefek pada virtual user mode, bahkan bisa me-restart VMWaktu yang dibutuhkan I/O bisa lebih cepat(karena adaspooling), tapi bisa lebih lambat( karena diinterpreted)
  • 46. Java Virtual Machine (1)Program Java yang telah dicompile adalah platform-neutralbytecodes yang dieksekusi oleh Java Virtual Machine(JVM)JVM terdiri dari: pengeload kelas pemverifikasi kelas runtime interpreterJust In-Time(JIT) kompilator meningkatkan kinerja
  • 47. Java Virtual Machine (2)Java Development Environment(JDE) terdiri dari sebuahcompile time environment yang mengubah javasourcescode menjadi bytecode, dan sebuah run timeenvironment yang menyediakan Java platform systemuntuk tuan rumah
  • 48. Perancangan SistemMasalah : menentukan tujuan dan spesifikasi sistem.Perancangan sistem dipengaruhi oleh perangkat keras danjenis sistem sehingga kebutuhan-nya akan lebih sulit untukdispesifikasikan.Kebutuhan terdiri dari tujuan pengguna dan tujuan sistem.Pengguna ingin sistem yang enak digunakan, mudahdipelajari, terpercaya, aman, dan cepat. Tapi itu semuasebenarnya tidak dibutuhkan oleh sebuah sistem.Sistem ingin mudah dirancang dan diimplmentasikan,fleksibel, terpercaya, error yang minimal, dan efisien.
  • 49. Mekanisme dan KebijakanMekanisme menjelaskan bagaimana melakukan sesuatu,kebijakan menentuakan apa yang akan dilakukanPemisahan kebijakan dari mekanisme adalah hal yangsangat penting, ini ,mengijinkan fleksibilitas yang tinggijika kebijakan akan diubah suatu saat.Kebijakan penting untuk semua alokasi sumber daya danmenjadwalkan masalah, menentukan perlu atau tidaknyamengalokasikan sumber daya.Mekanisme yang menentukan apa dan bagaimana
  • 50. Implementasi Sistem (1)Secara tradisional, sistem operasi ditulis dalam bahasarakitan, tapi sekarang sering dibuat dalam bahasa tingkattinggi.Keuntungan ditulis dalam bahasa tingkat tinggi adalah kodenya bisa ditulis dengan lebih cepat lebih padat mudah dimengerti dan didebug
  • 51. Implementasi Sistem (2)Sistem operasi yang ditulis dengan bahasa tingkat tinggiakan mudah dipindahkan ke perangkat keras lain, tapi bisamengurangi kecepatan dan membutuhkan penyimpananyang lebih banyak.
  • 52. System GenerationSistem operasi dirancang untuk dapat dijalankan padaberbagai jenis mesin, sistemnya harus dikonfigurasikanuntuk setiap komputer.Program Sysgen mendapatkan informasi mengenaikonfigurasi khusus tentang sistem perangkat keras darisebuah data, antara lain sebagai berikut: CPU apa yang digunakan, pilihan yang diinstal Berapa banyak memori yang tersedia Peralatan yang tersedia Sistem operasi pilihan apa yang diinginkan atau parameter apa yang digunakanSatu kali info diperoleh, bisa digunakan dengan berbagaicara
Read More ->>